Ciptakan Dunia AR Sendiri dengan UniteAR
Tanpa Coding
![]() |
| ( institut sains dan teknologi nasional ) |
Cerita Hari PKL Selasa, 28 Oktober 2025
Pagi itu aku terbangun saat adzan Subuh berkumandang. Dengan mata yang masih sedikit berat, aku segera beranjak dari tempat tidur untuk menunaikan sholat Subuh. Setelah sholat, aku merasa lebih tenang dan semangat untuk memulai hari. Hari ini adalah hari PKL-ku di kampus, dan seperti biasa aku ingin menjalani semuanya dengan disiplin dan tanggung jawab.
Selesai beribadah, aku mulai mempersiapkan seragam PKL yang sudah disetrika rapi sejak malam sebelumnya. Setelah semua siap, aku pun menuju kamar mandi untuk mandi pagi. Air yang menyegarkan membuat rasa kantuk langsung hilang. Seusai mandi, aku mengenakan seragam PKL dengan penuh semangat, memastikan tampilan sudah rapi sebelum berangkat.
Tak lupa, aku sarapan terlebih dahulu untuk mengisi tenaga sebelum beraktivitas. Sepiring nasi dan lauk sederhana cukup membuat perut terasa kenyang dan siap menjalani hari. Setelah itu, aku mengambil jaket dan kunci motor, lalu berangkat menuju kampus.
Perjalanan pagi terasa menyenangkan. Udara masih sejuk, dan jalanan belum terlalu ramai. Sesampainya di kampus, aku langsung menuju area parkir dan memarkirkan motor dengan rapi di tempat yang biasa. Dari sana, aku berjalan menuju laboratorium komputer — tempat di mana aku menjalankan kegiatan PKL.
1. Pengantar tentang UniteAR
UniteAR adalah platform yang memungkinkan pengguna membuat pengalaman Augmented Reality (AR) berbasis web (WebAR) atau aplikasi, tanpa perlu coding. UniteAR+2WebCatalog+2
Kelebihan-nya:
-
No-code (tidak perlu menulis kode) UniteAR+1
-
Mendukung WebAR (pengalaman AR di browser) sehingga pengguna bisa “scan” gambar langsung dari kamera perangkat melalui browser. UniteAR+1
-
Cocok untuk packaging, iklan, edukasi, konten interaktif. UniteAR
2. Persiapan Awal
Sebelum mulai, berikut hal-yang perlu dipersiapkan:
-
Siapkan gambar target (image) yang akan digunakan sebagai trigger AR (misalnya: gambar produk, poster, logo)
-
Siapkan konten digital yang akan muncul dalam AR: bisa berupa gambar 2D, video, model 3D, animasi, teks, atau konten 360°
-
Buat akun di UniteAR dan akses ke dashboard platform (trial atau paket berbayar)
-
Pastikan perangkat (smartphone/ tablet) memiliki kamera dan koneksi internet untuk mengakses WebAR
3. Langkah-Langkah Membuat AR di UniteAR
Berikut urutan langkah umum untuk membuat pengalaman AR menggunakan UniteAR:
a) Buat Project Baru
-
Masuk ke dashboard UniteAR → pilih opsi “Create a Project” atau “Start Free Trial”. UniteAR+1
-
Beri nama project (contoh: “AR Kampus”, “AR Produk X”)
-
Pilih jenis trigger / target (biasanya Image-based / gambar)
b) Upload Gambar Target
-
Upload gambar yang akan menjadi pemicu AR – gambar ini harus cukup jelas dan memiliki fitur visual agar kam̃era perangkat bisa mendeteksinya
-
Atur setting target, misalnya ukuran fisik gambar, toleransi deteksi, orientasi
c) Tambahkan Konten AR
-
Dalam project, tambahkan konten AR yang akan muncul setelah target terdeteksi:
-
Model 3D
-
Video atau animasi
-
Teks atau overlay grafis
-
Konten 360° jika diperlukan
-
-
Sesuaikan posisi, ukuran, dan orientasi konten agar muncul dengan baik di atas target gambar
d) Atur WebAR / Aplikasi
-
Pilih opsi untuk pengalaman WebAR (browser) — pengguna hanya perlu memindai gambar melalui kamera dan browser tanpa harus instal aplikasi. UniteAR mendukung WebAR. UniteAR+1
-
Jika ingin, pilih juga opsi membuat aplikasi mobile khusus (Android/iOS) dengan branding sendiri. UniteAR
e) Publikasikan & Bagikan
-
Setelah selesai konfigurasi dan peninjauan, publikasikan project AR dari dashboard UniteAR
-
Sistem akan menyediakan URL WebAR atau QR Code yang bisa dipindai pengguna dengan kamera device untuk mengakses pengalaman AR. UniteAR+1
-
Fokus pada user experience: arahkan pengguna ke gambar target, beri instruksi “Arahkan kamera ke gambar dan ketuk tampilan”.
f) Uji Coba dan Deployment
-
Uji AR pada perangkat nyata: buka URL WebAR atau scan QR Code, arahkan kamera ke target gambar. Jika semua berjalan bagus, konten AR akan muncul.
-
Pastikan lingkungan terang cukup, gambar target tidak terlalu reflektif atau rusak, dan koneksi internet stabil.
-
Setelah diuji, bagikan ke audiens / kampanye / tim edukasi sesuai tujuan.
4. Tips & Hal-Penting
-
Gambar target yang kaya fitur visual (tekstur, kontras) akan lebih mudah dikenali oleh sistem AR.
-
Pastikan ukuran fisik target (jika dicetak) sesuai dengan pengaturan di dashboard.
-
Untuk pengalaman AR yang lancar di WebAR: gunakan perangkat dengan kamera yang bagus, hindari low-light.
-
Monitor analytics (jika tersedia) di UniteAR: berapa banyak tampilan AR, interaksi pengguna, durasi penggunaan.
-
Pastikan lisensi atau paket UniteAR kamu sesuai untuk skala penggunaan (trial vs enterprise).
5. Contoh Aplikasi Sederhana
Misalnya kamu ingin membuat AR untuk poster kampus:
-
Upload poster kampus sebagai gambar target.
-
Tambahkan model 3D gedung kampus atau animasi “Selamat Datang” yang muncul di atas poster ketika dipindai.
-
Publikasikan project → dapatkan URL WebAR.
-
Cetak poster di ruangan kampus, pasang instruksi “Scan menggunakan kamera smartphone”.
-
Pengguna mengarahkan kamera ke poster → AR muncul.
6. Kesimpulan
Dengan UniteAR, pembuatan pengalaman AR menjadi jauh lebih mudah karena tanpa coding dan bisa langsung diterapkan melalui WebAR. Hal utama yang perlu diperhatikan: pemilihan target gambar yang tepat, konten digital yang menarik, dan memastikan pengguna bisa mengakses dengan nyaman.
| ( hasil AR ) |

Komentar
Posting Komentar